ARTIKEL PILIHAN

Baca Majalah Risalah NU di Myedisi

Edisi Terakhir Risalah NU

Majalah Risalah NU Edisi 178 Juni 2026

Haji 1447

Musim haji 1447 ini istimewa. Saat Idul Adha, 10 Zulhijjah yang bertepatan dengan 29 Mei lalu, zenith (titik tertinggi) matahari mengkonfirmasi arah kiblat bagi 1,8 miliar umat Islam sedunia. Saat itu matahari tepat di atas Kakbah, sehingga bisa dijadikan patokan atau rumus arah kiblat salat.

Hal seperti ini terakhir terlihat 33 tahun yang lalu dan tidak akan terulang hingga tahun 2059. (Arab News/29 Mei 2026). Namun, fenomena itu tak berpengaruh dan tak terpikirkan oleh 1,7 juta jemaah haji. Kecuali segelintir orang yang memiliki kesadaran astronomi (hisab). Dalam kalender yang beradar di Indonesia tercantum peristiwa itu, dua kali setahun, termasuk pertengahan Juli nanti.

Fenomena ini dikenal sebagai Rashdul Qiblah atau Istiwa A’zam. Hal ini terjadi karena letak geografis Mekah berada di sekitar 21.4 derajat LU, yang memungkinkan matahari melintas tepat di atasnya dua kali setahun. Peristiwa itu terjadi pada pukul 12.18 siang waktu setempat, bertepatan dengan waktu Lohor.

Menurut Majed Abu Zahra, direktur Masyarakat Astronomi Jeddah, matahari mencapai titik terdekat dari kesejajaran sempurna tepat di atas Kakbah pada ketinggian 89,94 derajat, dengan selisih hanya sekitar 0,06 derajat (sekitar 3,6 menit busur) dari kesejajaran sempurna. Karena sinar matahari mengenai bumi Mekah secara tegak lurus, Kakbah dan semua objek vertikal di Mekah kehilangan bayangan, yang dapat digunakan untuk menentukan akurasi arah kiblat.

Majed menambahkan, fenomena itu sebagai akibat dari pergerakan matahari antara Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan. Fenomena ini memiliki signifikansi ilmiah dan pendidikan karena hubungannya dengan perhitungan astronomi dan penjelasan konsep yang berkaitan dengan pergerakan bumi dan koordinat langit. Data ini menandai puncak astronomis untuk siklus ini dan momen paling tepat dalam setahun untuk verifikasi kiblat berdasarkan bayangan.

Di luar resonansi spiritualnya yang mendalam, peristiwa ini memiliki bobot ilmiah yang menunjukkan rotasi planet dan mekanika langit secara langsung. Dalam catatan sejarah, teknik “tanpa bayangan” ini dipelopori para ulama abad pertengahan untuk mengkalibrasi keselarasan arah kiblat.

Meskipun posisi matahari yang sangat tepat di atas kepala Jemaah haji seringkali memicu spekulasi mengenai panas yang ekstrem. Namun, Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi mengklarifikasi. Peristiwa itu tidak secara langsung menyebabkan gelombang panas. Suhu harian tetap dipengaruhi matriks pendorong iklim yang lebih luas, termasuk kelembapan, pergerakan massa udara, dan kecepatan angin.

Rashdul Kiblat memang tak memiliki keterkaitan dengan keutamaan ibadah. Tak perlu ditunggu. Berbeda dengan hari wukuf pada hari Jumat yang kerap disebut sebagai haji akbar. Dalam perkiraan astronomi akan tiba tahun 2032 (1453) dan 2039 (1460). Keutamaan hari pada musim haji terjadi sejak Rabu, hari wukuf hingga Sabtu, akhir hari Tasyriq dalam jadwal ritual peribadatan.

Yang jelas prosesi haji lancar meskipun diselenggarakan oleh lembaga baru Kementerian Haji. Walaupun Indonesia harus legawa tak dapat gelar Jemaah haji terbaik yang disabet Malaysia. Singapura juga ikut mendapatkannya.

Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman menyatakan terima kasih atas kelancarana pelaksanaan haji tahun ini. Arab Saudi akan melanjutkan komitmennya untuk melayani Jemaah haji dan umrah. “Allah telah menganugerahi kerajaan

Dua Masjid Suci dan tempat suci lainnya serta pelayanan kepada pengunjungnya. Kami tegaskan, dengan pertolongan Allah, kami akan melanjutkan langkah pelayanan yang sudah dilakukan sejak Raja Abdul Aziz.”

Perluasan platform Nusuk mulai diterapkan mulus dan akan semakin menguat pada tahun mendatang, menjelang Visi Haji 2030. Menteri Haji Arab Saudi, Tawfiq Fawzan Al-Rabiah menghitung, sekitar 1,7 juta jemaah haji datang melalui 173.000 penerbangan dari 366 bandara dunia.

Hingar bingar perang dan gelegar rudal yang menyelinap di balik langit tak sedikitpun mengganggu kekhusukan jemaah haji.

MAJALAH RISALAH NU VERSI CETAK

MAJALAH RISALAH NU TERLARIS

PENERBITAN