RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) menggelar acara puncak resepsi Hari Lahir ke-95 di Hotel Yuan Garden, Pasar Baru, Jakarta Pusat pada Kamis malam (19/9/2024).
Perhelatan tersebut sekaligus menjadi sarana apresiasi kepada para pemenang berbagai ajang perlombaan dalam Kompetisi Inovasi Ma’arif (KIM) 2024.
KIM diikuti oleh sekira 2.100 insan pendidikan dari berbagai kalangan seperti guru, siswa, dan pengurus LP Ma’arif tingkat daerah di seluruh Indonesia.
Beberapa perlombaan yang diselenggarakan dalam KIM, antara lain; Lomba Edu Game, Lomba Stand Up Comedy, Lomba Model Pembelajaran Bahasa Arab dan Inggris, Lomba Entrepreneur Siswa, Lomba Profiling Sekolah Sehat dan Ramah Anak, dan Lomba Inovasi Cabang Ma’arif.
Ketua LP Ma’arif NU, Prof. Muhammad Ali Ramdhani menyampaikan mengajak seluruh hadirin terutama para pemenang lomba untuk tidak hanya menjadikan kemenangan sebagai target dan tetap semangat dalam mempelajari berbagai hal setiap harinya.
Dalam kontestasi umumnya masyarakat menanggap akan ada dua golongan yang dihasilkan, yakni yang menang dan yang kalah.
“Tapi, buat masyarakat pendidikan seperti kita perlu ditanamkan bahwa kompetisi akan menghasilkan dua kelompok manusia yaitu the winner (orang yang menang) dan the learner (orang yang perlu belajar kembali). Tak pernah ada kekalahan karena belajar itu harus, juara itu bonus,” jelasnya.
Ia juga kembali mengingatkan kepada para pemenang untuk tetap rendah hati, sementara kepada yang kalah untuk tidak berputus asa.
“Nasihat saya buat para pemenang hari ini, yang menang jangan jumawa, yang kalah jangan putus asa. Karena itu tadi, belajar itu harus, juara hanyalah bonus,” ujar Ali Ramdhani.
Perlombaan KIM adalah bagian dari rangkaian acara Harlah ke-95 Ma’arif NU dan telah dilaksanakan sejak 21 Agustus 2024.
Selain itu, dalam rangkaian acara juga telah dilangsungkan RAKORNAS LP Ma’arif NU 2024 dan Munas Pandu Ma’arif di tempat yang sama pada Rabu (18/9/2024). (Ekalavya)