RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyelenggarakan apel dalam rangka memperingati Hari Santri 2024 di Gedung PBNU, Jl. Kramat Raya No.164, Kenari, Senen, Jakarta Pusat pada Selasa, 22 Oktober 2024.
Turut menghadiri kegiatan tersebut Rais ‘Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, beserta jajaran pengurus PBNU lainnya. Hadir pula kader-kader dari Badan Otonom PBNU, yaitu Muslimat, Fatayat, Banser, IPNU, dan IPPNU.
Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyampaikan pesan kepada santri-santri Indonesia untuk menjadi kader bangsa yang bukan hanya alim menguasai ilmu pengetahuan secara luas tetapi juga aqil, yakni cerdas menghadapi pergulatan sebagai kader bangsa.
“Seorang yang cerdas adalah orang yang memahami zamannya, orang yang bertekun agar dapat mengenal tuhannya, dan orang yang memfokuskan diri dalam pergulatan perjuangan untuk mencapai kemuliaan masa depannya,” ujar Gus Yahya dalam menyampaikan amanat Pembina Apel pada pagi itu.
Beliau mengingatkan kepada santri-santri generasi kini untuk terus mengingat, mengenang, dan meneruskan warisan santri pejuang pendahulu.
“Kita tidak boleh membiarkan perjuangan itu terjeda apalagi terhenti, perjuangan ini harus terus disambung,” tegas Gus Yahya.
Dalam kesempatan tersebut pula, PBNU menginstruksikan kepada segenap santri-santri dan kader-kader NU di seluruh Indonesia untuk mendukung, membantu, bekerja keras bersama-sama pemerintah RI untuk memperjuangkan terwujudnya visi masa depan Indonesia yang maju, bermartabat, kuat, adil, dan makmur.
“Selamat hari santri nasional 2024, semoga Allah SWT senantiasa menaungi kita semua dengan perlindungannya, untuk bangsa dan Republik Indonesia ini,” harapnya mengakhiri amanat apel hari santri.
(Anisa).